Mengenal Jenis File Audio 

12 Jun 2021, 14:39:54 WIB By Nabila Daeng In Articles | View : 1314

95FILE MUSIK.jpeg

Musik seakan menjadi kiblat para inspirator mengeluarkan karya. Musik menjangkau luas sendi kehidupan manusia. Di mana pun dan kapan pun, rasanya hampir mustahil jika Audiolovers tidak pernah mendengarkan musik selama hidup. Tidak terkecuali saat mengemudi mobil. Musik menjadi teman perjalanan untuk menemani Audiolovers sampai tujuan. Kecanggihan teknologi saat ini, menjadikan musik kian berkembang bentuknya. Jenis apapun yang Audiolovers inginkan, rasa musik seperti apa yang Audiolovers dambakan, semua bisa Audiolovers dapatkan dengan mudah, dalam beberapa bentuk file audio.

File audio yang bisa Audiolovers rasakan ini memiliki format beragam. Jangan hanya sekadar mendengarkan musik, Audiolovers juga perlu tau file audio yang biasa Audiolovers nikmati selama ini. Siapa tau, Kamu ingin upgrade cita rasa telinga untuk mendengarkan musik yang berbeda.

Kita mulai dari yang paling umum didengarkan, ya Audiolovers!

  1. MP3

MP3 merupakan format kompresi audio yang dikembangkan oleh Moving Picture Experts Group (MPEG). Format file ini menggunakan Layer 3 kompresi audio yang secara umum digunakan untuk menyimpan file – file musiK dan audiobooks dalam hard drive. Format file MP3 mampu memberikan kualitas suara yang mendekati kualitas CD stereo dengan 16-bit. 

File audio ini adalah yang paling sering orang gunakan dalam mendengarkan musik, karena kapasitas memori yang diperlukan dalam menyimpan file ini tergolong kecil.

Keunggulan:

  • Kapasitas penyimpanan untuk format file ini cukup kecil.

  • Format audio yang paling sering digunakan dan biasanya juga digunakan sebagai output untuk file audio.

Kelemahan:

  • Kualitas file sudah berkurang karena sudah mengalami proses kompresi.

  • Resolusi dari frekuensi juga dibatasi oleh ukuran window.

 

Baca juga artikel terkait https://mediaaudio.id/berita-istilah-break-in-pada-audio-mobil.html

 

  1. WAV

WAV adalah singkatan dari istilah Bahasa Inggris Waveform. WAV merupakan varian dari format berkas audio, yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. WAV umumnya digunakan untuk menyimpan audio tanpa kompresi dan file suara berkualitas CD.

Kelebihan:

  • WAV biasanya menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation). Dengan cara ini , detail tidak hilang ketika audio analog didigitalkan dan disimpan. Ini membuat format WAV (menggunakan PCM) menjadi pilihan untuk mengedit audio high-fidelity.

  • Software yang dapat menciptakan WAV dari Analog Sound misalnya adalah Windows Sound Recorder.

  • WAV adalah data tidak terkompres, sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di hardisk. 

Kekurangan:

  • Maksimal ukuran file WAV adalah 2GB

  • WAV jarang digunakan digunakan dalam internet, karena ukuran file relative besar

  1. FLAC

FLAC (Free Lossless Audio Codec) adalah format audio kategori Lossless yang paling banyak digunakan, menjadikannya pilihan terbaik bagi pengguna yang ingin menyimpan audio. Tidak seperti MP3, di mana file audio ini tidak mengalami kompresi.

Kelebihan:

  • Kualitas audio lebih tinggi dari MP3

  • Kualitas suara yang dihasilkan hampir sama dengan kualitas audio aslinya

Kekurangan:

  • FLAC memerlukan ruang penyimpanan yang lebih besar

  • Hasil dari konversi data memiliki kapasitas semakin besar

Dari semua file audio tersebut, manakah file audio yang Media Audio rekomendasikan? Kami merekomendasikan menggunakan file FLAC atau WAV, karena file audio ini memiliki kualitas yang baik. Detail audio yang baik dan hasil suara termasuk bersih.  Kami kurang merekomendasikan file MP3, karena file audio ini memiliki kualitas yang tergolong kurang baik, detail audio kurang, kualitas suara kurang jernih dan hasil suara kurang bersih.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook