- Sebulan Jelang Mudik Lebaran, Teknologi Hybrid SHS Dinilai Jadi Opsi Paling Fleksibel Hadapi Macet d
- JAECOO J5 EV Jadi Model SUV EV Terlaris di Indonesia, Perkuat Momentum Awal Tahun 2026
- JAECOO J7 SHS-P dan Evolusi Elektrifikasi: Kendaraan Hybrid sebagai Opsi Strategis untuk Indonesia
- Awali 2026 dengan Tren Positif Pasar Nasional, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Portofolio EV Sesuai Ke
- Arsitektur Kendaraan Listrik BYD dalam Menembus Batas Mobilitas Masa Depan: Integrasi Kecerdasan Tek
- Kehadiran Robot Humanoid AiMOGA di Booth JAECOO Bikin Pengunjung IIMS 2026 Penasaran
- JAECOO J5 EV Jadi “Kanvas” Modifikasi, Konsumen Diajak Berkreasi Rancang Mobil Listrik di IIMS 2
- JAECOO Kenalkan Program Co-Creation J5 EV di IIMS 2026, Ajak Konsumen Tentukan Mobil Ideal Versi Mer
- Satu Tahun di Indonesia, JAECOO Mantapkan Diri Sebagai Brand SUV Premium yang Tumbuh Cepat Lewat Tek
- Bebas Range Anxiety, JAECOO J5 EV Jadi Solusi Perjalanan Jauh
Bluetooth. Apa Sih Manfaatnya Buat Kita?
Bluetooth 4.0 vs Bluetooh 5.0
Awal Mula Bluetooth
Bluetooth pada awalnya dikembangkan untuk menggantikan peran kabel pada perangkat sehari-hari seperti Mouse, keyboard, dan lainnya. Namun akhirnya Bluetooth secara fungsi berkembang sebagai penghubung dengan sarana lain. Teknologi Bluetooth pun berkembang hingga jarak efektif sebelumnya yang hanya 10 meter menjadi 100 meter.
Bluetooth akan terus berkembang secara fungsi. 13.000 perusahaan di dunia mengembangkan Bluetooth sebagai media penghubung yang inovatif. Salah satunya adalah head unit yang sekarang ini tersematkan di mobil Anda.
Cara Kerja Bluetooth
Bluetooth mengirim dan menerima gelombang radio di sebuah band dengan 79 frekuensi (saluran) yang berbeda yang berpusat pada 2,45 GHz, terpisah dengan radio, televisi, dan telepon seluler, dan disediakan untuk digunakan oleh industri, sains, dan juga alat medis.
Perangkat Bluetooth otomatis mendeteksi dan terhubung satu sama lain. Perangkat ini juga bisa saling terhubung dengan beberapa perangkat (biasanya delapan) dalam satu waktu bersamaan. Perangkat-perangkat yang terhubung tersebut tidak saling mengganggu karena masing-masing menggunakan salah satu dari 79 saluran yang ada.
Audiolovers saat ini sudah merasakan kemudahan transfer data dalam waktu sekian detik saja. Waktu ke waktu, teknologi Bluetooth terus mengalami perkembangan. Dari yang terlupakan, versi 1.0, hingga saat ini yang terbaru yaitu versi 5.
Perkembangan Bluetooth
Sejak diluncurkan pertama kali di tahun 1999, Bluetooth sudah menjadi standar komunikasi wireless. Bluetooth paling banyak digunakan di perangkat audio seperti headphones, earphone, smartphone, dan perangkat musik maupun audio lainnya. Bahkan, perkembangan bluetooth saat ini telah merambah ke dunia head unit dan processor atau DSP. Jadi, bisa dijadikan acuan nih, jika kamu pilih barang untuk keperluan audio, pilih Bluetooth yang memiliki standar dan kecepatan lebih tinggi.
Bluetooth dapat bekerja di semua versi. Dari mulai versi 1.0 hingga 5.0, tapi kita akan membahas Bluetooth Versi 4.0 dan 5.0 yang saat ini banyak digunakan yaa, Audiolovers. Jika Bluetooth dari perangkat kamu sudah support BT 5.0, mereka tetap dapat connect dengan perangkat Bluetooth 4.0 atau yg lebih rendah.

BT 5.0 Low Energy dibandingkan BT 4.2. Jadi lebih hemat baterai juga. BT 5.0 memungkinkan Dual Audio Output. Koneksi nirkabel (Wireless) BT 5.0 lebih Reliable dan stabil, dan lebih tahan terhadap gangguan interferensi sinyal.
Improved Speed and Range, 5.0 transfers data speeds upto 2Mbps and 240m range. Perbandingannya, 4.2 speed 1Mbps and 60m range. BT 5.0 makin sejalan dengan perkembangan teknologi yang mengedepankan ekosistem IoT (Internet of Things). Smartphone yang sudah BT 5.0 ada iPhone 8, iPhone X, Samsung Galaxy S9, OnePlus 6, dll.










.jpg)




.jpg)
 BYD ATTO 3 Harbour Grey (2).jpg)
 (1).jpg)