- Sebulan Jelang Mudik Lebaran, Teknologi Hybrid SHS Dinilai Jadi Opsi Paling Fleksibel Hadapi Macet d
- JAECOO J5 EV Jadi Model SUV EV Terlaris di Indonesia, Perkuat Momentum Awal Tahun 2026
- JAECOO J7 SHS-P dan Evolusi Elektrifikasi: Kendaraan Hybrid sebagai Opsi Strategis untuk Indonesia
- Awali 2026 dengan Tren Positif Pasar Nasional, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Portofolio EV Sesuai Ke
- Arsitektur Kendaraan Listrik BYD dalam Menembus Batas Mobilitas Masa Depan: Integrasi Kecerdasan Tek
- Kehadiran Robot Humanoid AiMOGA di Booth JAECOO Bikin Pengunjung IIMS 2026 Penasaran
- JAECOO J5 EV Jadi “Kanvas” Modifikasi, Konsumen Diajak Berkreasi Rancang Mobil Listrik di IIMS 2
- JAECOO Kenalkan Program Co-Creation J5 EV di IIMS 2026, Ajak Konsumen Tentukan Mobil Ideal Versi Mer
- Satu Tahun di Indonesia, JAECOO Mantapkan Diri Sebagai Brand SUV Premium yang Tumbuh Cepat Lewat Tek
- Bebas Range Anxiety, JAECOO J5 EV Jadi Solusi Perjalanan Jauh
BMW Uji Coba Robot Humanoid, Bisa Bantu Merakit Rangka Kendaraan!
Dirancang dengan teknologi AI
Perusahaan raksasa otomotif asal Jerman, BMW saat ini tengah menguji coba penggunaan robot humanoid di pabriknya, Spartanburg, Carolina Selatan.
Berdasarkan laporan CarsCoops, robot humanoid ini dikenal sebagai Figure 02, sebuah produk dari perusahaan robotika California, Figure. Dengan kemampuannya yang mendekati manusia, Figure 02 diharapkan mampu membantu meringankan beban pekerjaan para karyawan.
Selama beberapa minggu ke depan, Figure 02 akan menjalani serangkaian tugas uji coba. Salah satu tugas utamanya adalah melakukan pekerjaan yang cukup kompleks, yakni memasukkan komponen lembaran logam ke dalam perlengkapan tertentu. Tugas ini merupakan bagian penting dalam proses perakitan rangka kendaraan.

Jika uji coba ini berjalan sukses, BMW dan Figure berencana untuk terus mengembangkan teknologi robot ini dan mungkin meningkatkan frekuensi penggunaannya di masa depan.
Uji coba ini membuktikan bahwa integrasi robot humanoid dalam produksi dapat meringankan beban kerja karyawan pada tugas-tugas yang berat dan berpotensi membahayakan.
Figure 02 dirancang dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kompleks, serta berbagai sensor seperti kamera dan mikrofon. Dilengkapi tangan yang mampu meniru kekuatan genggaman manusia, robot ini meski bergerak lambat dan terlihat canggung seperti Tesla Bot, tetap menunjukkan potensi besar dalam berbagai tugas.

Keunggulan lain dari penggunaan robot adalah tidak adanya biaya perawatan kesehatan dan cuti sakit, sehingga berpotensi menghemat biaya tenaga kerja secara signifikan bagi produsen BMW.
Tesla bukanlah satu-satunya perusahaan yang melihat potensi besar dalam otomatisasi pabrik melalui penggunaan robot.








.jpg)




.jpg)
 BYD ATTO 3 Harbour Grey (2).jpg)
 (1).jpg)