Moda Transportasi Terbaru Di Indonesia Dari Prestige Image Motorcars

23 Apr 2021, 15:15:02 WIB By Riang Budiman In New Product | View : 1293

21EHang Cover.jpg

Jakarta - Selain menghadirkan 2 varian baru Tesla Prestige Image Motorcars juga memperkenalkan kendaraan udara otonom (AAV) kelas penumpang berbasis listrik. Menggali lebih jauh tentang Urban Air Mobility (UAM), tidak hanya menawarkan gaya hidup baru, AAV dari EHang ini juga memiliki banyak fungsi. Pasalnya, berbeda dengan drone yang biasa digunakan untuk keperluan fotografi, EHang 216 mampu mengangkut penumpang.

Prestige Motorcars berharap kerjasama dengan EHang ini dapat memperkenalkan solusi dari permasalahan solusi dari permasalahan yang semakin dihadapi masyarakat perkotaan, karena Autonomous Aerial Vehicle (AAV) akan menjadi sarana mobilisasi yang efisien dan ekonomis. Apalagi pesawat super canggih ini bebas emisi.

 

AAV berbasis listrik ini lebih unggul dari pesawat berawak tradisional, konsep desain teknologi EHang memiliki standar yang ketat. Tingkat keamanan maksimum, dan manajemen terpusat yang penuh dengan pusat komando dan kendali. AAV ini dapat menjadi kendaraan udara yang ramah lingkungan, sebagai solusi transportasi jarak pendek hingga menengah untuk transportasi pintar masa kini. “Era Urban Air Mobility yang kami impikan dari masa depan telah hadir di depan mata kami. Taksi udara bukan hanya gaya hidup, tapi juga cara baru untuk bepergian. Baik untuk keperluan pribadi maupun sektor lainnya seperti pariwisata.” ujar CEO Prestige Image Motorcars Rudy Salim.

EHang 216 memiliki muatan maksimum 220 kg dengan kecepatan maksimum 130 km /jam. Ini menggunakan daya listrik 100% untuk mengurangi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh emisi. Drone ini dapat diisi hingga 220v atau 380v dalam 1,5 jam waktu pengisian. Perangkat pengisi daya terhubung secara real time ke sistem manajemen baterai pesawat. Uniknya, EHang 216 memiliki 16 baling-baling dan 8 lengan yang bisa dilipat sehingga efektif dan menghemat area parkir karena hanya memakan lahan seluas 5 m².

 

Keselamatan adalah prioritas utama EHang dan oleh karena itu EHang 216 dipastikan memiliki keamanan penerbangan yang maksimal. Menggunakan teknologi keselamatan redundansi penuh dalam sistem kontrol penerbangan, sensor, sistem propulsi, dan sistem manajemen baterai mereka. Algoritma kontrol redundansi milik EHang didasarkan pada mekanisme pemungutan suara waktu nyata. AAV tingkat penumpang kami dirancang dengan daya listrik terdistribusi, atau DEP, teknologi propulsi canggih yang ditentukan oleh NASA dengan tujuan mencapai tingkat keselamatan tertinggi melalui redundansi dan efisiensi. Jika terjadi kerusakan pada bagian tertentu dari AAV, sistem operasi secara otomatis mengaktifkan komponen cadangan untukmemastikan berfungsinya dan kinerja AAV.

Unit pertama EHang 216 diperkirakan akan tiba di Jakarta pada pertengahan tahun 2021 dan akan menjalani serangkaian test di regulator terkait.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook