- Awali 2026 dengan Tren Positif Pasar Nasional, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Portofolio EV Sesuai Ke
- Arsitektur Kendaraan Listrik BYD dalam Menembus Batas Mobilitas Masa Depan: Integrasi Kecerdasan Tek
- Kehadiran Robot Humanoid AiMOGA di Booth JAECOO Bikin Pengunjung IIMS 2026 Penasaran
- JAECOO J5 EV Jadi “Kanvas” Modifikasi, Konsumen Diajak Berkreasi Rancang Mobil Listrik di IIMS 2
- JAECOO Kenalkan Program Co-Creation J5 EV di IIMS 2026, Ajak Konsumen Tentukan Mobil Ideal Versi Mer
- Satu Tahun di Indonesia, JAECOO Mantapkan Diri Sebagai Brand SUV Premium yang Tumbuh Cepat Lewat Tek
- Bebas Range Anxiety, JAECOO J5 EV Jadi Solusi Perjalanan Jauh
- Fokus pada Kebutuhan Keluarga Indonesia, MG Gelar Talk Show Interaktif Bersama Glenn Alinskie dan Ch
- Chery Bawa Ragam Inovasi ke IIMS 2026: Super Hybrid dan EV sebagai Solusi Mobilitas Cerdas untuk Kel
- MG Umumkan Harga Resmi MGS5 EV, Perkuat Langkah di Pasar SUV Listrik Indonesia
5 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memasang Peredam Suara Mobil
Peredam suara mobil menjadi salah satu elemen penting untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Dengan pemasangan yang tepat, Audiolovers dapat mengurangi kebisingan dari luar, getaran, dan gema di dalam kabin.
Meskipun manfaatnya banyak, proses pemasangan peredam suara sering kali dilakukan dengan sembarangan. Berikut adalah lima kesalahan umum yang perlu dihindari saat memasang peredam suara di mobil kamu.
1. Tidak Memilih Material yang Tepat
Kesalahan pertama adalah memilih material peredam suara yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Ada berbagai jenis material peredam suara dan tiap jenis memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda.
Salah satu contohnya adalah peredam CTK, yang dikenal dengan bobotnya yang ringan dan kualitasnya yang tinggi. Peredam CTK telah melalui berbagai uji coba di laboratorium CTK Ukraina dan dirancang khusus untuk iklim tropis seperti di Indonesia. Bahan peredam ini memiliki daya rekat yang kuat dan kemampuan kedap suara yang sangat baik. Namun, yang lebih menarik adalah kemampuannya dalam mengisolasi panas.
2. Pemasangan yang Tidak Rapi
Pemasangan peredam suara yang tidak rapi bisa mengurangi efektivitasnya. Kesalahan ini sering terjadi jika peredam suara dipasang secara sembarangan tanpa memperhatikan posisi dan penempelan yang tepat.

4. Tidak Membersihkan Permukaan dengan Baik
Permukaan tempat peredam suara akan dipasang harus bersih dan bebas dari kotoran, debu, atau minyak. Jika permukaan tidak dibersihkan dengan baik, perekat pada material peredam suara mungkin tidak menempel dengan sempurna.

5. Mengabaikan Kualitas Pemasangan
Jika pemasangan dilakukan secara asal-asalan atau tidak sesuai petunjuk, hasilnya bisa sangat mengecewakan. Pemasangan yang tepat oleh ahli akan memastikan peredam suara bekerja dengan maksimal dan memberikan hasil yang memuaskan.
Langsung aja kunjungi instagram @ctk.indonesia atau tokopedia CTK Indonesia Official Store, di link berikut:










.jpg)




 BYD ATTO 3 Harbour Grey (2).jpg)
 (1).jpg)
.jpg)